Penggunaan Keigo (Ragam Hormat) yang Tercermin dalam Film Sebelum Restorasi, Setelah Restorasi, dan Penggunaannya Saat ini dalam Kontek Sosial Masyarakat Jepang (Tinjauan Sosiolinguistik)

Tugas Akhir / Skripsi Sastra Jepang
Penulis: Amanda Pratiwi Ismail
Jurusan Sastra Jepang Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin
Makassar
2013

Abstraksi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap penggunaan bahasa sopan (keigo) pada hubungan sosial masyarakat Jepang sebelum restorasi, setelah restorasi dan penggunaannya pada hubungan sosial masyarakat Jepang saat ini. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yaitu penelitian lapangan, kajian pustaka, dan metode wawancara berupa angket untuk 10 orang Pembelajar Asing dan 10 orang Mahasiswa Jepang.

Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa sopan (keigo) pada hubungan sosial masyarakat Jepang bila dibandingkan dengan bahasa di zaman feodalisme atau sebelum restorasi yang membedakan status sosial penutur, penggunaan bahasa sopan dalam hubungan sosial masyarakat Jepang modern masih terdapat faktor pandangan status sosial yaitu adanya ancangan penggunaannya sebagai discernment atau wakimae. Dan penggunaan bahasa sopan dalam hubungan sosial masyarakat Jepang saat ini mulai semakin tidak formal dan penggunaannya yang sulit bagi kalangan pembelajar Asing maupun di kalangan anak muda Jepang saat ini.

Kata kunci : Keigo, linguistic historis komparatif, status sosial masyarakat, discernment atau wakimae, sebelum restorasi, feodalisme, setelah restorasi, anak muda Jepang saat ini.


Daftar Pustaka

Wamafma,Dance.2010.Kesantunan Masyarakat Jepang dalam Ranah Sosiolinguistik.-
Tanpa nama,tanpa tahun, Linguistik Historis Komparatif. (File Pdf)Jakarta : Universitas Pendidikan Indonesia.
Syukur,Abdul.1992. Kapita Selekta Sosiolinguistik. Surabaya : Usaha Nasional.1992
Sutedi, Dedi. 2003. Dasar-Dasar Linguistik Bahasa Jepang. Bandung : Humaniora Utama, 2003.
Sudjianto. 2004. Pengantar Linguistik Bahasa Jepang. Jakarta : Kesaint Blanc, 2004.
Solehudin,H.2009. Handout Sosiolinguistik. Jakarta : Universitas Pendidikan Indonesia.2009
Seville,G.Consuelo.Pengantar Metode Penelitian. Alih bahasa Tuwu,Alimuddin, Jakarta : Universitas Indonesia.1993
Pateda,Mansoer.1987. Sosiolinguistik. Bandung : Angkasa,1987.
MORIYAMA, Yukiko. The History of honorifics and polite language. Doshisha University. —.
Kartika, Diana. —. Sistem Kesantunan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Jepang. Padang :Universitas Bung Hatta. —.
Doi,Takeo. 1973.The Anatomy of Dependence. Tokyo: Kodansha International.
Bowring,Richard._.The Cambridge Encyclopedia Of Japan.
Benedict, Ruth. 1982. Pedang Samurai dan Bunga Seruni: Pola-pola Kebudayaan Jepang. Terjemahan oleh Pamudji, Jakarta: Sinar Harapan
Anwar,Khaidir.1990. Fungsi dan Peranan Bahasa. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.1990
Antonsson,Emmanuel. —. Face and Japanese Linguistic Etiquette. Haskoli Island. —.
-. Bahasa Hormat dalam bahasa Jepang (NIHONGO NO KEIGO). Universitas Sumatera Utara.-

Jurnal dan internet:

http://www.bunka.go.jp/1osirase/pdf/keigo_sisin_houkokuan.pdf
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/28594/3/Chapter%20II.pdf
http://factsanddetails.com/japan/cat18/sub113/item603.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Manual_keigo
HIKARI: E-Journal Pengajaran Bahasa Jepang Universitas Negeri Surabaya.pdf
http://eprints.binus.ac.id/25661/1/12_99_Timur.pdf