Tugas Akhir / Skripsi Sastra Jepang
Penulis: Monika A. Susanto
Jurusan Sastra Jepang Fakultas Sastra Universitas Bina Nusantara
Penulis: Monika A. Susanto
Jurusan Sastra Jepang Fakultas Sastra Universitas Bina Nusantara
Ringkasan
Salah satu karakteristik yang ditampilkan dalam
kebudayaan Jepang adalah bagaimana unsur-unsur budaya dari berbagai daerah digabungkan
sehingga membentuk sebuah harmoni dan kemudian menjadi sebuah kebudayaan baru sebagai
hasilnya. Musik tidaklah berbeda. Musik yang didengar atau dimainkan orang
Jepang dalam kehidupan sehari-hari mereka sangatlah beragam. Mereka menikmati
berbagai jenis musik, seperti musik tradisional Jepang, musik pop dan musik
rock Jepang (selanjutnya penulis akan menggunakan istilah J-Pop untuk
musik pop Jepang dan J-Rock untuk musik rock Jepang), musik pop
Amerika, lagu barat, dan lain-lain, walaupun ada batas popularitas di setiap
jenis tersebut.
Salah satu jenis musik yang cukup populer di
kalangan anak muda Jepang adalah J-Rock. Yang penulis maksud dengan J-Rock adalah musik rock Jepang yang dibawakan oleh band-band yang mengusung
tema visual kei. Aliran musik ini cukup populer dan digemari di Jepang (terutama
oleh remaja putri) karena musiknya yang berbeda dengan musik rock pada umumnya
dan juga karena tampilan para anggota band yang menggunakan beragam kostum
yang unik serta tata rias wajah yang mencolok.
Hideto Matsumoto ( 松本秀人), atau yang lebih dikenal dengan nama hide, merupakan salah
satu legenda dalam dunia musik Jepang. Di tengah-tengah pembuatan album
solonya, hide ditemukan meninggal di kamar mandi apartemennya. Karena hide meninggal
beberapa saat sebelum single yang berjudul Pink Spider dipasarkan,
banyak orang beranggapan bahwa hide bunuh diri dan single tersebut merupakan
pesan kematian hide. Karena banyak orang beranggapan bahwa lagu tersebut merupakan
pesan kematian hide, penulis tertarik untuk menganalisis pesan yang ada di dalam
lirik lagu tersebut. Penulis menggunakan metode analisis stilistika dan menghubungkan
lirik lagu tersebut dengan kehidupan nyata hide. Melalui analisis yang penulis
lakukan, penulis dapat mengetahui pesan yang terdapat di dalam lirik lagu
tersebut.
Referensi
Martin, Bronwen & Felizitas Ringham. (2000).
Dictionary of
Semiotics. New York:
Cassell.
Matsumoto Hideto. (2000) http://www.x-japan.de/members/hide/hide.htm
Matsumoto Hideto: One Hell of a Rocker. (2001) http://www.j-revolution.com/?page=jpop/xjapan/hide
McClure, Steve. (1998). 日本のポップ·ミュジック Nippon Pop. Singapore:
Tuttle Publishing.
Parera, J. D. (2004). Teori Semantik
(edisi kedua). Jakarta:
Erlangga.
Popular Culture. (2006) http://en.wikipedia.org/wiki/Pop_culture
Spyro, Red. Hide, A J-Rock Legend: in Memorial of Hide, 2nd
May 1998. Animonster, vol. 39, Juni, 40 – 43
Storey, John. (2004) Teori Budaya dan Budaya
Pop; Memetakan Lanskap Konseptual Cultural Studies. Yogyakarta:
Qalam.
The Influence of Pop Culture on Politics,
Economics and Lifestyle in Japan.
http://www.pixi.com/~creativs/reptgakp/100top02.htm
Alwisol (2006). Psikologi Kepribadian. Jakarta:
Barthes, Ronald. (1967). Elements of Semiology.
New York:
Hill and Wang.
Biography, Hideto Matsumoto. (2002) http://hide.hotarubi.net/hide.html
Crystal, David & Derek Davy. (1969). Investigating English
Style. New York:
Longman Group Limited.
Deyama Toshimitsu. (2000) http://www.x-japan.de/members/toshi/toshi/htm
English in Japanese Rock. (2006). http://www.japan-101.com/entertainment/music_english_rock.htm
Hayashi Yoshiki. (2000) http://www.x-japan.de/memmbers/yoshiki/yoshiki.htm
Hide’s Profile.
(2000) http://www15.brinkster.com/rubberhosemix/hide-profile.html Jpop.
http://www.jpop.com/mambo/
Keraf, Gorys. (1980). Diksi dan Gaya
Bahasa. Jakarta:
PT Gramedia Pustaka Utama.
Lebra, Takie Sugiyama & William P. Lebra.
(1986). Japanese
Culture and Behaviour; Selected Readings;
Revised Edition. Honolulu: University
of Hawaii Press.
Leech, Geoffrey N. & Michael H. Short. (1981).
Style in Fiction;
A Linguistic Introduction to English Fictional Prose. New York: Longman Group Limited.