Kandoushi (Interjeksi) dalam Novel Shiosai (Senandung Ombak) karya Mishima Yukio Suatu Tinjauan Gender

Tugas Akhir / Skripsi Sastra Jepang
Penulis: Eka Elvira
Jurusan Sastra Jepang Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin
Makassar
2011

Abstraksi

Kandoushi merupakan salah satu jenis kata yang tidak mengalami perubahan dan berdiri sendiri. Kandoushi digunakan untuk menyatakan luapan emosi atau cetusan perasaan secara lengkap. Kandoushi tidak berfungsi sebagai subjek (walaupun letaknya di awal kalimat), predikat, obyek, maupun keterangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis Kandoushi baik yang digunakan oleh pria maupun wanita dalam novel Shiosai. Adapun manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah memberikan sumbangan pengetahuan bagi para pembelajar dan pendidik bahasa Jepang khususnya tentang penggunaan Kandoushi baik oleh pria maupun wanita. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data atau bahan dari novel yang kemudian diklasifikasikan dan dianalisis untuk menghasilkan suatu kesimpulan.

Adapun dari hasil penelitian ini dapat ditemukan 21 data yang mengandung kandou, 20 data yang mengandung ootoo, 9 data yang mengandung yobikake dan 8 data yang mengandung aisatsugo. Wanita hanya menggunakan satu jenis kandoushi yaitu kandou dalam novel Shiosai sedangkan pria menggunakan ketiga jenis kandoushi yaitu kandou, ootoo dan yobikake dalam novel tersebut. Namun terdapat penyimpangan dalam pemakaian kandoushi tersebut khususnya pada jenis kandou yang menyatakan suatu keterkejutan atas suatu kejadian atau peristiwa yang seharusnya digunakan oleh pria malah digunakan oleh wanita.


Daftar Pustaka

由記夫 三島,1954, 潮騒,Japan.
www.google.com (kata seru/kandoushi) diakses tanggal 20 November 2010.
Tanaka, Toshio. Guidance on Japanese Grammar.
Sutedi, Dedi. 2008, Dasar-Dasar Linguistik Bahasa Jepang (Edisi Revisi), Bandung:Humaniora.
Sugiyono. 2010, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta.
Sudrajat, Ajat. 2005. Tata Bahasa Jepang Lengkap. Bandung: CV Pionir Jaya.
Sudjianto. Ahmad Dahidi. 2007. Pengantar Linguistik Bahasa Jepang. Jakarta: Kesaint Blanc.
Sudjianto. 2004. Gramatika Bahasa Jepang Modern. Bekasi: Kesaint Blanc.
Richards, Jack. Dkk. 1985, Longman Dictionary of Applied Linguistics. London: Longman Group UK Limeted.
Mishima Yukio. 2004, Senandung Ombak.Jogjakarta : Diva Press.
Minna No Nihongo II. 2006. Surabaya: International Mutual Activity Foundation (IMAF) Press.
Minna No Nihongo II Indonesian Version. 2006. Surabaya: International Mutual Activity Foundation (IMAF) Press.
Matsuura, Kenji. 2005, Kamus Jepang-Indonesia.Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
Matsuoka, Yoko. 1981, Handbook of Modern Japanese Grammar, Tokyo: The Hokuseido Press.
Kridalaksana, Harimurti. 1983, Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Fakih, Mansour. 1996, Analisis Gender & Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Chaer, Abdullah. 2004, Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta:PT Rineka Cipta.